HOME
NASIONAL
DUNIA
EKSKLUSIF
KIAT
MEGAPOLITAN
GOSIP
AGENDA
PROFIL
SURAT
   TOP NEWS
Image Image Image
Kabareskrim: Perubahan Musim, Kapolri Menderita Flu Berat
(26-08-2010 | 13:08:51)
Image Image Image
Anggota Kompolnas: Kapolri Sakit Vertigo, Jadi Jangan Dipolitisir
(26-08-2010 | 09:38:17)
Image Image Image
Jadi Calon Kuat Kapolri, Nama Nanan, Timur, dan Imam Dikantongi SBY
(26-08-2010 | 09:37:13)
Image Image Image
Mabes Polri Selidiki Situs Penjual Senjata Ilegal
(26-08-2010 | 09:35:48)
Image Image Image
Calon Pimpinan KPK Bambang Widjojanto Terisak di Depan Pansel
(26-08-2010 | 09:33:41)

Rangkuman Berita

Image
   CARI DATA
Image
ImageSelasa, 2 September 2014 | 11:11:39 WIB
 
Top News
Diteror, Warga Sentul City Mengadu ke Polisi

Indonesia-policewatch.com:Sekitar 30 orang warga Perumahan Sentul City yang tergabung dalam ikatan RT/RW se-Sentul City mendatangi kantor Kepolisian Wilayah (Polwil) Bogor, Senin (24/12), guna meminta perlindungan keselamatan diri mereka.

Rombongan warga diterima Kasubbag Samapta Polwil Bogor, Kompol Daniel Sutjipto yang didampingi Kompol Sapandi dan Iptu Adang Supena.

Perwakilan warga Perumahan Sentul City menyampaikan aspirasinya secara bergantian, pada pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut. Ketua Ikatan RT/RW se-Sentul City, Ir. Eddy Kemenady, MM, MPI serta Ketua Tim 20/Perwakilan Warga Alexander Silitonga mengatakan, kedatangan mereka ke Polwil Bogor untuk meminta perlindungan polisi.

Warga menjadi gelisah setelah diserang dan diteror sekelompok preman yang mengaku orang suruhan pengelola perumahan Sentul City. "Bahkan, meteran air yang masuk ke rumah kami diputus sepihak," katanya.

Menurut Alexander, rumahnya di Cluster Bukit Golf Hijau, Perumahan Sentul City didatangi sekitar 30 orang preman tidak dikenal, pada Selasa (18/12) lalu. Para preman itu kemudian memutuskan pipa sambungan air minum di rumahnya.

Warga lainnya juga mengatakan, takut mengalami kejadian yang terjadi pada Alexander. Apalagi, sejumlah warga lainnya juga menerima ancaman melalui pesan singkat atau sms di telepon selulernya masing-masing. Warga juga memperlihatkan isi sms itu kepada Daniel.

Menurut Aswan, sudah cukup banyak warga yang aliran air minumnya diputuskan oleh orang suruhan.

"Warga yang sudah lapor pada kami ada sebanyak 11 orang. Ada beberapa warga lainnya yang sudah diputus tapi belum lapor," katanya.

Menurut Silitonga, persoalan teror hingga pemutusan aliran air minum di rumah warga, karena PT SGC yang mengelola perumahan Sentul City menaikkan secara sepihak tarif air minum tanpa persetujuan warga.

"Warga yang meminta dimusyawarahkan lebih dulu sebelum tarifnya dinaikkan malah diteror," katanya.

Hal senada dikemukakan Johny Siburial, yang mengaku aliran air minum ke rumahnya juga sudah diputus. Karena itu, untuk kebutuhan air minum dan lainnya ia meminta kepada tetangga dan membeli air minum galon.

Kompol Daniel Sutjipto mengatakan, akan mempelajari pengaduan warga dengan menugaskan personil dari intel dan serse untuk melakukan pengecekan lapangan. Apakah tindakan yang dilakukan oleh PT SGC pidana atau perdata.

"Setelah tim lapangan melakukan pengecekan, maka akan segera dilaporkan ke Kapolwil untuk memerintahkan menindaklanjuti. Polisi belum bisa bersikap dan bertindak sebelum mengetahui persoalan dari kedua belah pihak," katanya.

Selain itu, kata Daniel, ia juga akan meminta Kapolsek Babakan Madang untuk memberdayakan forum komunikasi polisi dan masyarakat (FKPM), sehingga tidak sampai terjadi persoalan yang meresahkan masyarakat. (IPW/Ant)