|
|
 |
Jumat, 30 Juli 2010 | 09:41:47 WIB |
| Indonesia Police Watch adalah organisasi
nirlaba. Kami menerima sumbangan dari para donatur, yang bersifat tidak
mengikat. Kirimkan sumbangan Anda ke Rekening Bank Mandiri 070-00-0206739-0
KC Jakarta Plaza Mandiri.
|
|
|
 |
Kamis, 29-07-2010 | 22:28:07 WIB
Jika Bohong Soal Rekaman Ade-Ari, Harus Ada Hukuman Sosial untuk Kapolri
Kapolri diminta untuk segera memutar rekaman Ade Raharja dan Ari Muladi jika memang dimilikinya. Namun jika terbukti tidak ada, Kapolri harus mendapat hukuman sosial dari masyarakat.
|
 |
Kamis, 29-07-2010 | 22:27:07 WIB
Kapolri Jangan Lagi Hanya Klaim, Tapi Segera Putar Rekaman Ade-Ari
Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri diminta agar tidak lagi sekedar berbicara soal adanya rekaman Ade Rahardja dan Ari Muladi. Kapolri sudah saatnya memutar rekaman itu sebagai pembuktian.
|
 |
Kamis, 29-07-2010 | 22:26:01 WIB
Jika Benar Ada, KPK Dukung Rekaman Ade-Ari Diputar
Babak baru soal keberadaan rekaman pembicaraan Ade Raharja dan Ari Muladi dimulai. Setelah sebelumnya saling melempar tanggung jawab, kali ini Kapolri tegas-tegas mengatakan akan membuka rekaman itu di persidangan.
|
 |
Kamis, 29-07-2010 | 22:25:06 WIB
Kubu Bibit-Chandra Minta Kapolri Segera Putar Rekaman Ade-Ari
Kubu Bibit-Chandra tidak lagi mau berpolemik soal keberadaan rekaman Deputi Penindakan KPK Ade Rahardja dan Ari Muladi. Kalau memang rekaman yang dijadikan dasar adanya dugaan suap di KPK itu ada, dipersilakan segera diputar.
|
 |
Kamis, 29-07-2010 | 22:24:03 WIB
Marwan: Kapolri yang Jelaskan Soal Rekaman ke Jaksa Agung
Marwan Effendy yang pernah menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) saat perkara Bibit-Chandra bergulir mengaku tak tahu soal rekaman Ari Muladi dengan Ade Rahardja. Kalau Jaksa Agung Hendarman Supandji tahu, itu kemungkinan dari Polri.
|
 |
Kamis, 29-07-2010 | 22:22:25 WIB
Kepada Hendarman, Marwan Effendy Bilang Rekaman Ade-Ari Ada
Meski mengaku tidak pernah melihat atau mendengar rekaman percakapan Ade Rahardja dan Ari Muladi, namun Jamwas Kejagung Marwan Effendy mengakui kepada Jaksa Agung Hendarman Supandji bahwa rekaman itu ada.
|
 |
Kamis, 29-07-2010 | 22:21:20 WIB
Kejaksaan Tak Pernah Masukkan Rekaman Sebagai Bukti
Kejaksaan tidak pernah menyertakan rekaman antara Ari Muladi dengan Ade Rahardja sebagai salah satu barang bukti dalam kasus Bibit-Chandra. Hal ini karena Kejaksaan tidak pernah mendapat rekaman tersebut dari pihak penyidik Polri.
|
 |
|
|
|
|
| Putusan PT DKI dalam Kasus Pembunuhan Nasrudin |
| Mudzakkir: Penyertaan dan Penganjuran tidak Bisa Digabung |
| Pakar hukum pidana Universitas Islam Indonesia (UII) Dr Mudzakkir menilai putusan Pengadilan Tinggi DKI yang tetap memutuskan bersalah Sigid Haryo Wibisono terkait pembunuhan Dirut PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnain adalah aneh. Alasannya, karena pasal yang didakwakan tidak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. |
| Selanjutnya... |
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
| |
|
|
 |
Selasa, 27-07-2010 | 01:50:31 WIB
Arafat: Tim yang Tangani Gayus di Bawah Kendali Brigjen Edmon
Kompol Arafat menolak dipersalahkan terkait kasus mafia pajak. Dia mengaku hanya menjadi bagian tim yang memeriksa Gayus Tambunan. Ada atasannya yang lebih bertanggung jawab kalau ada sesuatu.
|
 |
Selasa, 27-07-2010 | 01:49:20 WIB
Kompol Arafat Tuding Jaksa Merekayasa Kasusnya
Komisaris Polisi (Kompol) Arafat Enanie menilai semua tuduhan jaksa di dalam surat dakwaan sarat dengan rekayasa. Ia menyatakan, banyak dakwaan yang tidak sejurus dengan fakta.
|
 |
Selasa, 20-07-2010 | 22:26:01 WIB
Laporan Polisi untuk Bibit-Chandra Atas Nama Anggodo
Dua pimpinan KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah dilaporkan ke Polisi. Laporan itu atas nama Anggodo Widjojo.
|
 |
Selasa, 20-07-2010 | 22:25:04 WIB
MA Tetap Vonis Anggota DPRD Kutai Kertanegara 6 Tahun Penjara
Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan PK Setia Budi, anggota DPRD Kutai Kertanegara, Kaltim. Setia Budi tetap menjalani vonis 6 tahun penjara dan denda Rp 300 juta.
|
 |
Kamis, 15-07-2010 | 00:07:39 WIB
Meski P21, Jaksa Menilai Perkara Bibit-Chandra Tak Harus ke Pengadilan
Kekhilafan hakim menjadi alasan jaksa untuk mengajukan Peninjauan Kembali (PK) pembatalan SKPP Bibit-Chandra. Jaksa berpendapat, perkara Bibit-Chandra tidak harus ke pengadilan, meskipun berkas telah dinyatakan lengkap atau P21.
|
 |
|
|
|
 |
| |
|
|
| |
|
|
|
|
 |
|
|
|
|
|
|
|
| Hadi Sudiyono Bekasi Timur (Alamat lengkap, ada pada |
| Pada, Rabu, 13 April 2005 lalu, saya ke Polres Bekasi untuk memperpanjang surat izin mengemudi (SIM) C, yang telah habis masa berlakunya. Hal itu sudah menjadi kebiasaan saya untuk memenuhi kewajiban sebagai warga negara yang baik. Tapi saya dikecewakan polisi disana. Atas dimuatnya surat ini, saya ucapkan terima kasih. Semoga Indonesia Police Watch tetap jaya. |
| Selengkapnya.. |
|
| Daftar
surat |
| kirim
surat |
|
|
|
|
| |
|